Sabtu, 10 April 2010

16. Finisher Asphalt Concrete





16. Finisher Asphalt Concrete
Peralatan ini digunakan untuk menghampar campuran aspal dan agregat yang sudah dipanaskan Hotmix pada permukaan jalan. Penggelaran dari campuran aspal harus berbentuk ketebalan merata, seragam dan sedemikian rupa sehingga sudah siap untuk dipadatkan dengan mesin gilas roda besi atau roda ban.
Alat alat penyetel haru disetel sedemikian rupa sehingga dapat membentuk lereng (crown) dan super elevasi yang benar pada permukaan jalan baru.
Peralatan penggelaran aspal ini terdiri dari 2 bagian utama:
- Unit Tractor
- Unit Screed Floating
Unit Tractor merupakan penggerak dengan lobang atau ban yang dilengkapi hopper menampung, feeder distributing euger atau spreading screw, power plint transmisi dual control dan tempat duduk operator.
Unit Screed Floating menjadi satu dengan tractor dan bergerak di atas permukaan campuran aspal yang telah digelar. Dimana Screed Floating dilengkapi dengan tamper atau penggetar, penghalus ketebalan, penghalus lerengan pemana screed dan plet screed. Untuk memperoleh hasil permukaan jalan yang baik maka operator dan peralatan ini harus dipilih yang benar benar berpengalaman, sebab kalau tidak, akan menghasilkan pekerjaan yang sia sia.
Perlu diperhatikan pula segi pemeliharaan dari peralatan ini dikarenakan peralatan ini banyak berhubungan dengan aspal yang akan menggeser, setelah beberapa saat maka pembersihan sehabis pekerjaan selesai dan pelumasan harus dikerjakan dengan cermat dan seteliti mungkin.

15. Tandem Roller


15. Tandem Roller
Jenis lain dari smooth steel roller adalah tandem rollers yang terdiri atas berporos 2 (two axle) dan berporos 3 (three axle tandem rollers). Penggunaan dari penggilas ini umumnya untuk mendapatkan permukaan yang agak halus, misalnya pada penggilasan aspal beton dan lain-lain. Tandem roller ini memberikan lintasan yang sama pada masing-masing rodanya, beratnya antara 8-14 ton, penambahan berat yang diakibatkan oleh pengisian zat cair (ballasting) berkisar antara 25% - 60% dari berat penggilas. Untuk mendapatkan penambahan kepadatan pada pekerjaan
penggilasan biasanya digunakan three axle tandem roller. Sebaiknya tandem roller jangan digunakan untuk menggilas batu-batuan yang keras dan tajam karena akan merusak roda-roda penggilasnya.

14. Cold Planer


14. Cold Planer
• Mandril pemotongan ke atas memberikan efisiensi pemotongan dan usia pakai gurdi yang lebih lama.
• Konveyor pelepasan depan memungkinkan pergerakan unit haul secara efisien, bahkan dalam area kerja yang padat.
• Keseimbangan rasio bobot-tenaga kuda yang optimal untuk memberikan tenaga kuda maksimum yang ada ke pemotong.
• Computerized Monitoring System (CMS) memantau kinerja alat berat dan menyediakan tiga tingkat peringatan jika terdeteksi pengoperasian yang abnormal.
• Sistem kontrol beban menjaga alat berat tetap beroperasi pada efisiensi puncak.
• Sistem semprotan air untuk mengendalikan debu dan pendinginan gurdi.
Akses luar biasa ke engine, pompa hidrolik dan titik servis harian

13. Asphalt Mixing


13. Asphalt Mixing
Asphalt Mixing Plant adalah suatu unit mesin atau peralatan yang digunakan untuk memproduksi material campuran antara aspal dengan material agregat batu.
Proyek-proyek pembangunan jalan tol perkerasan lentur maupun pelapisan ulang (overlay), umumnya mensyaratkan kontraktor untuk menggunakan asphalt mixing plant untuk produksi material lapis perkerasan seperti asphalt concrete.
Penggunaan asphalt mixing plant dimaksudkan untuk memproduksi material campuran perekerasan lentur dengan jumlah yang besar dengan mutu dan keseragaman campuran tetap terjamin (homogen). Material batu pecah dan aspal akan dipanaskan secara terpisah sebelum dicampurkan. Suhu pencampuran pada alat ini umumnya berkisar 160 derajat celcius.

12. Concrete Paver


12. Concrete Paver
Concrete Paver adalah suatu unit mesin atau peralatan yang digunakan untuk meng-hamparkan material beton yang digunakan untuk membuat perkerasan jalan. Jalan yang dibuat dengan menggunakan beton disebut jalan dengan perkerasan kaku. Dapat juga disebut perkerasan beton semen.
Concrete paver modern dengan roda berantai, mampu membentuk lapisan perkerasan jalan tanpa harus menggunakan cetakan tepi. Dengan demikian jalan dapat dibuat dengan lebih cepat dan praktis.
Material beton yang ditumpahkan di mulut alat, secara otomatis akan dibentuk dan diratakan sesuai dengan ketebalan dan lengkungan jalan yang diinginkan. Agar didapat permukaan yang rata, kekentalan (slump) beton yang dipakai harus sesuai dengan karakteristik alat.

10. SCARPER BOWL


10. SCARPER BOWL
Bagian utama dari scraper adalah bowl (mangkok) yang berfungsi sebagai pemuat, pengangkut dan pembongkar. Di bagian bawah depan dari bowl terdapat cutting blade, di bagian dinding depan dari scraper terdapat "gate" yang dapat digerakkan disebut appron, dimana material yang telah digali dapat dikeluarkan lewat gate ini dengan cara mengangkat appron dan menggerakkan bowl ke depan. Di bagian belakang terdapat suatu ejector gate yang berfungsi untuk memuat dan membongkar. Ejector ini bergerak ke belakang dan selanjutnya dalam posisi yang praktis vertikal geraknya diperluas dari sisi satu ke sisi yang lain. Pada saat akan memuat, ejector gate ini berada pada posisi dekat dengan appron dan cutting edge, kemudian bergerak ke belakang manakala muatan telah bertambah

9. SCRAPER


9. SCRAPER
Scraper adalah suatu alat berat beroda ban (tire) yang biasa dipakai memuat / mengangkut dan membuang (spreading) secara individu dengan atau tanpa dibantu pendorong (bulldozer). Pada kenyataannya di lapangan dikenal 2 (dua) jenis scraper,
yaitu:
a. Towed Scraper, dimana dalam pengoperasiannya ditarik oleh bulldozer karena tidak dilengkapi dengan mesin, dengan demikian tenaganya diambil dari bulldozer.
b. Motor Scraper, dalam pengoperasiannya ada yang menggunakan mesin tunggal (front) dan ada yang menggunakan mesin ganda (front and rear). Scraper yang bermesin tunggal harus dibantu pendorong (bulldozer) sedang yang bermesin ganda tidak harus dibantu pendorong bulldozer. Jarak angkut motor scraper antara (500 - 2000 meter), sangat efektif digunakan untuk material/tanah yang diambil dalam kondisi tidak terlalu keras dan medan operasinya memotong atau meratakan bukit yang cukup luas. Sedangkan Towed Scraper mempunyai jarak angkut yang tidak lebih dari 500 meter.
Ditinjau dari penggerak utamanya wheel tractor, terdapat 2 (dua) macam tipe
traktor beroda ban, yaitu:
a. Single axle prime mover (traktor penarik dengan jumlah roda dua)
b. Two axle prime mover (traktor penarik dengan roda empat)

8. VIBRATION ROLLER


8. VIBRATION ROLLER
Versi lain dari tandem roller adalah vibration roller (penggilas getar). Vibration roller mempunyai efisiensi pemadatan yang sangat baik. Alat ini memungkinkan digunakan secara luas dalam tiap jenis pekerjaan pemadatan. Efek yang diakibatkan oleh vibration roller adalah gaya dinamis terhadap tanah. Butir-butir tanah cenderung mengisi bagian-bagian kosong yang terdapat di antara butir-butirnya. Sehingga akibat getaran ini tanah menjadi padat dengan susunan yang lebih kompak. Dalam proses pemadatan yang dilakukan dengan menggunakan vibration roller, perlu diperhatikan faktor-faktor berikut :
• frekuensi getaran
• amplitudo getaran
• gaya sentrifugal yang bekerja.
• Sistem pendorong, vibrasi dan sistem mengemudi dioperasikan oleh tekanan
hidrostatis, untuk menjamin penanganan yang termudah.

8. Cover